ILLUSTRASI
Ada seorang pengusaha yang kaya raya, sangat hebat, sangat berkuasa. Ia memiliki banyak perusahaan. Suatu ketika orang kaya ini membutuhkan seorang manejer untuk memimpin salah satu perusahaannya. Gaji yang ditawarkan tidak kurang dari 50 juta perbulan. Maka banyak sekali orang yang datang untuk melamar di perusahaan tersebut.
Dari sekian banyak kandidat, orang kaya ini menetapkan pilihannya pada seorang anak muda dan menyuruh asistennya untuk mempersilahkan anak muda itu menemuinya.
Saat sang utusan datang anak muda itu sedang asyik menelepon, bahkan ketika sang utusan memanggilnya untuk segera datang menemui bossnya, anak muda itu hanya berkata; "ya..ya..tunggu sebentar..." kemudian melanjutkan pembicaraan diteleponnya. Setelah beberapa kali dipanggil oleh sang asisten barulah anak muda itu masuk ke ruangan si boss.
Di dalam ruangan saat si boss sedang berbicara dengannya, anak muda itu malah asyik dengan telepon genggamnya. Dia menjawab pembicaraan si boss sambil diselingi membalas sms. Hanya 10 menit didalam ruangan tersebut ia dipersilahkan keluar. Dilihat dari wajahnya semua orang tahu bahwa ia tidak mendapat pekerjaan tersebut.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Cerita di atas menggambarkan kehidupanku. Sering kali Tuhan sudah menyediakan berkat untukku, tapi sering kali juga Dia mendapati aku tidak sungguh-sungguh merespon berkatnya. Aku terlalu sibuk dengan urusanku sendiri, sibuk menangis dan bersedih karena masalah percintaan yang tidak penting. Tidak pernah sungguh-sungguh mencari hadirat Tuhan, maka berkat itupun berlalu dariku.
Anak-anak Tuhan dibagi dalam dua kategori; pertama anak-anak Tuhan yang setia dan yang kedua anak-anak gampangan. Salah satu ciri menonjol anak yang gampangan adalah terlalu sibuk mencari teman hidup daripada melayani Tuhan.
Hmm....rasanya aku kenal seseorang dengan ciri-ciri ini -_-" (sambil bercermin)